Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia

Ilustrasi evolusi simbol at dari masa lalu ke era digital Ilustrasi: Perjalanan panjang simbol '@' melintasi zaman.

Di era digital ini, simbol @ (baca: at) adalah salah satu karakter paling penting di keyboard kita. Tanpa simbol ini, kita tidak bisa mengirim email, tidak bisa mention teman di Instagram, dan tidak bisa membalas cuitan di Twitter (X).

Namun, tahukah Anda bahwa simbol ini sebenarnya sudah ada berabad-abad sebelum komputer ditemukan? Bahkan, simbol ini awalnya digunakan oleh para pedagang untuk menimbang anggur dan gandum.

Berikut adalah fakta sejarah unik di balik simbol ikonik ini.

Jauh Sebelum Internet: Era "Arroba"

Banyak orang mengira simbol '@' diciptakan khusus untuk internet. Faktanya, para sejarawan menemukan penggunaan simbol ini dalam naskah-naskah kuno sejak abad ke-16, bahkan mungkin lebih awal.

Dikutip dari Smithsonian Magazine, salah satu penemuan tertulis pertama simbol ini ada dalam surat seorang pedagang Florentine, Francesco Lapi, pada tahun 1536. Dalam surat tersebut, ia menggunakan simbol '@' untuk mewakili satuan ukur amphora (guci tanah liat yang digunakan untuk mengangkut anggur atau gandum).

Di semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal), simbol ini dikenal sebagai "Arroba", sebuah satuan berat setara dengan sekitar 25 pon (11,3 kg). Hingga hari ini, jika Anda pergi ke pasar tradisional di Spanyol atau Meksiko, kata "arroba" masih sering terdengar.

Era Akuntansi: "At the Rate Of"

Memasuki era revolusi industri, simbol ini diadopsi ke dalam bahasa Inggris akuntansi. Simbol '@' digunakan untuk mempersingkat frasa "at the rate of" (dengan harga).

Contoh penggunaan dalam buku dagang kuno:

"12 buah apel @ $1" (Artinya: 12 buah apel dengan harga masing-masing $1).

Karena penggunaannya yang terbatas pada bidang dagang dan akuntansi, simbol ini jarang disertakan dalam mesin ketik awal. Baru pada akhir abad ke-19, simbol ini mulai masuk ke papan ketik standar, namun tetap jarang dipakai oleh masyarakat umum—sampai seorang insinyur komputer mengubah nasibnya.


1971: Ray Tomlinson dan Kelahiran Email

Tahun 1971 adalah titik balik sejarah bagi simbol '@'. Saat itu, seorang programmer komputer bernama Ray Tomlinson sedang mengembangkan sistem pengiriman pesan antar-komputer di jaringan ARPANET (cikal bakal internet).

Tomlinson menghadapi masalah: Bagaimana cara membedakan nama pengguna (user) dengan nama komputer (host) tempat pengguna itu berada?

Ia menatap keyboard Model 33 Teletype miliknya dan mencari simbol yang jarang dipakai agar tidak membingungkan sistem (tidak mungkin memakai koma atau titik yang sering dipakai dalam nama orang).

Pilihannya jatuh pada '@'.

Dalam wawancaranya dengan The Guardian sebelum ia wafat, Tomlinson berkata dengan rendah hati:

"Saya memilih simbol 'at' (@) karena itu masuk akal. Simbol itu menunjukkan bahwa pengguna berada 'di' (at) komputer lain."

Pesan email pertama yang dikirim Tomlinson (konon isinya hanya tes sembarang seperti "QWERTYUIOP") menjadi momen bersejarah. Sejak saat itu, format nama@domain menjadi standar komunikasi global.

Simbol '@' Hari Ini

Kini, makna '@' telah meluas. Tidak hanya menunjukkan lokasi server email, simbol ini juga berarti "memanggil" atau "berbicara kepada" seseorang di media sosial.

Saking ikoniknya, pada tahun 2010, Museum of Modern Art (MoMA) di New York secara resmi memasukkan simbol '@' ke dalam koleksi desain arsitektur dan desain mereka. Mereka mengakui kehebatan desain simbol ini: elegan, fungsional, dan menghubungkan seluruh dunia.

Kesimpulan

Dari takaran gentong anggur di Italia abad ke-16 hingga menjadi kunci identitas digital miliaran manusia di abad ke-21, simbol '@' membuktikan bahwa teknologi tidak selalu menciptakan hal baru, tetapi seringkali memberi makna baru pada hal-hal lama.

Jadi, setiap kali Anda mengetik alamat email atau tag teman di medsos, ingatlah bahwa Anda sedang menggunakan simbol bersejarah yang usianya lebih tua dari negara manapun di dunia saat ini.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia
  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia
  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia
  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia
  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia
  • Asal Usul Simbol '@': Dari Takaran Gandum Jadi Ikon Internet Dunia

Posting Komentar